MEDIARAKYAT.co.id – Babinsa Desa Kale’o Serda Sanusi dari Koramil 1608-03/Sape menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa Kale’o Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi di Gedung Serba Guna Desa Kale’o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Acara keagamaan yang dimulai sekitar pukul 20.40 WITA ini mengusung tema “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Qur’ani yang Harmonis dan Berakhlak.” Kehadiran aparat kewilayahan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dalam mendukung kegiatan pembinaan keagamaan.
Kegiatan penutupan ajang MTQ ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan tingkat kecamatan dan desa. Tampak hadir dalam susunan undangan utama yakni Camat Lambu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lambu, Bhabinkamtibmas Desa Kale’o, serta Kepala Desa Kale’o. Selain itu, jajaran kepala desa di wilayah Kecamatan Lambu, perwakilan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Lambu, seluruh panitia MTQ Desa Kale’o, hingga para mahasiswa yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STKIP Taman Siswa Bima juga turut memadati lokasi acara.
Dukungan penuh dari elemen kemasyarakatan Desa Kale’o terlihat dari tingginya partisipasi berbagai organisasi dan perwakilan warga. Turut mendampingi dalam acara tersebut antara lain Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Lambu, para ketua RT dan RW dari segenap wilayah desa, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh perempuan. Kehadiran Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta jajaran anggota, seluruh perangkat Desa Kale’o, dan warga setempat semakin menambah kekhidmatan dan ketertiban jalannya penutupan MTQ.
Rangkaian susunan acara penutupan MTQ diawali secara resmi dengan sesi pembukaan oleh pembawa acara, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban dari Ketua Panitia MTQ Desa Kale’o. Suasana gedung serba guna kian terasa bergema saat seluruh hadirin menyanyikan lagu Mars MTQ secara bersama-sama. Momen yang paling dinantikan warga adalah pengumuman dan pembacaan daftar pemenang atau juara dari pelbagai cabang mata lomba MTQ, yang disusul dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan qari.
Memasuki sesi sambutan, Kepala Desa Kale’o memberikan pidato pembuka yang menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh tahapan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an. Arahan dilanjutkan oleh Kepala KUA Kecamatan Lambu yang menekankan pentingnya syiar Islam dan pemahaman nilai Al-Qur’an. Sebagai puncak dari seluruh rangkaian acara, Camat Lambu memberikan sambutan pengarahan sekaligus memimpin prosesi penutupan secara resmi MTQ Tingkat Desa Kale’o Tahun 1448 H/2026 M. Seluruh susunan agenda malam itu diakhiri dengan pembacaan doa bersama.
Sinergi Aparat Kewilayahan dalam Pembinaan Teritorial
Kehadiran Serda Sanusi selaku Babinsa Desa Kale’o Koramil 1608-03/Sape menjadi bagian integral dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaannya. Keterlibatan aparat kewilayahan bersama jajaran Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga stabilitas keamanan di tengah warga. Melalui sinergi yang terbangun dalam kegiatan keagamaan seperti ini, aparat TNI dapat mengawal setiap agenda kemasyarakatan agar dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif.
Penyelenggaraan MTQ Tingkat Desa Kale’o ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kecintaan serta pemahaman masyarakat terhadap isi kandungan Al-Qur’an. Selain memperkuat pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, momentum MTQ ini ditujukan untuk membangun karakter masyarakat Desa Kale’o agar semakin religius, berakhlak mulia, dan harmonis. Agenda ini juga menjadi sarana dorongan bagi lahirnya generasi penerus Qur’ani yang siap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan lingkungan dan daerah.
Konteks dan Catatan Redaksi
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat desa merupakan instrumen penting dalam pembinaan mental keagamaan masyarakat di wilayah Kabupaten Bima, khususnya Kecamatan Lambu. Kehadiran unsur TNI melalui Babinsa Koramil 1608-03/Sape tidak hanya menjamin keamanan fisik dan kelancaran acara hingga usai pada pukul 23.30 WITA, tetapi juga memperkuat kemanunggalan aparat dengan rakyat. Secara jangka panjang, pembinaan keagamaan berkelanjutan seperti MTQ ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan ketahanan sosial, menjaga kerukunan warga, serta mencetak SDM berakhlak unggul di tingkat desa.
👁 892 kali dibaca










