Home / Politics / Pemerintah Didorong Perhatikan Anak di Papua

Pemerintah Didorong Perhatikan Anak di Papua

MEDIARAKYAT.co.id – Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof. Yohana Yembise, mengimbau pemerintah untuk lebih memperhatikan hak pendidikan anak-anak di wilayah konflik di Tanah Papua. Anak-anak, bersama dengan perempuan, seringkali menjadi kelompok yang paling terdampak dalam situasi konflik. Banyak anak yang akhirnya tidak dapat bersekolah, putus sekolah, atau mengalami hambatan lainnya dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

Yembise menekankan bahwa perhatian pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pendidikan anak-anak di Papua tidak terabaikan. “Pendidikan adalah hak dasar yang harus dijamin oleh negara, terutama bagi anak-anak di wilayah konflik,” ujar Yembise pada Senin (23/7/2026).

Dalam situasi konflik, anak-anak sering kali menghadapi berbagai tantangan, termasuk akses yang terbatas ke sekolah dan infrastruktur yang rusak. Hal ini dapat mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi dan prestasi akademik di kalangan anak-anak di daerah konflik.

“Kita harus memastikan bahwa anak-anak ini mendapatkan akses pendidikan yang setara dengan anak-anak di daerah lainnya di Indonesia,” tambah Yembise. Ia juga mengajak media untuk lebih aktif melaporkan kondisi anak-anak di daerah konflik agar dapat meningkatkan kesadaran publik dan mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan yang lebih nyata.

Kondisi anak-anak di wilayah konflik Papua menjadi perhatian penting karena dapat mempengaruhi masa depan generasi muda di daerah tersebut. Pendidikan yang terputus dapat menghambat perkembangan sosial dan ekonomi di masa depan, serta memperburuk ketimpangan yang ada.

Fakta menunjukkan bahwa situasi konflik di Papua telah berlangsung cukup lama, dan dampaknya terhadap pendidikan anak-anak menjadi isu yang krusial. Dengan perhatian yang lebih serius dari pemerintah, diharapkan hak pendidikan dan perlindungan anak dapat lebih terjamin, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pentingnya perhatian terhadap pendidikan anak di wilayah konflik bukan hanya soal kemanusiaan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah dan bangsa secara keseluruhan.

👁 554 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *