MEDIARAKYAT.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis laporan prakiraan cuaca kawasan Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu untuk Rabu (5/8/2026) hingga Kamis (6/8/2026) dini hari. Wilayah Malang Raya diprakirakan mengalami variasi cuaca mulai dari kondisi cerah terik pada siang hari hingga berawan dan potensi diselimuti udara kabut pekat pada petang serta malam hari.
Kondisi atmosfer di wilayah Malang Raya diprediksi mengalami perubahan signifikan saat transisi dari sore menuju malam. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau berada di kawasan dataran tinggi diimbau untuk mewaspadai potensi penurunan jarak pandang secara drastis.
Rincian Prakiraan Cuaca di Kota Malang
Kondisi cuaca di Kota Malang yang mencakup lima kecamatan, yaitu Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun, didominasi oleh cuaca cerah terik menyengat pada siang hingga sore hari. BMKG Juanda mencatat kondisi cerah ini berlangsung secara penuh mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Perubahan kondisi udara di wilayah perkotaan mulai terjadi ketika memasuki petang sekitar pukul 18.00 WIB, di mana langit sebagian besar wilayah kota berangsur beralih menjadi cerah berawan dan berawan.
“Memasuki malam hari mulai pukul 19.00 WIB hingga menjelang Kamis (6/8/2026) dini hari pukul 23.00 WIB, kondisi cuaca di seluruh wilayah Kota Malang diprakirakan kompak ditutupi awan mendung sejuk atau berawan,” ujar petugas BMKG Juanda dalam laporan resminya, Rabu (5/8/2026). Suhu udara rata-rata di wilayah Kota Malang berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius.
Kondisi Cuaca dan Potensi Kabut di Kabupaten Malang
Wilayah Kabupaten Malang pada Rabu (5/8/2026) siang umumnya diprakirakan mengalami cuaca dominan cerah menyengat secara meluas di sebagian besar kecamatan. Sementara itu, wilayah pesisir pantai selatan seperti Kecamatan Bantur dan Donomulyo diprediksi terpantau cerah stabil.
Meskipun demikian, variasi cuaca cerah berawan dan berawan sempat melintas secara lokal di sejumlah wilayah pada sore hari. Beberapa kecamatan yang terdampak fenomena lokal tersebut meliputi Ampelgading, Dau, Jabung, Karangploso, Ngantang, Poncokusumo, dan Pujon.
Kewaspadaan terhadap penurunan jarak pandang drastis perlu ditingkatkan oleh warga di kawasan dataran tinggi saat memasuki petang hingga malam hari. Udara kabut pekat diprakirakan mulai turun menyelimuti wilayah Ampelgading, Poncokusumo, dan Pujon sejak pukul 17.00 WIB.
Memasuki larut malam pukul 20.00 WIB hingga Kamis (6/8/2026) dini hari pukul 23.00 WIB, sebaran udara kabut pekat diprediksi meluas menyergap kawasan Dampit, Jabung, Karangploso, Kasembon, Ngantang, Pagak, Pagelaran, Tumpang, dan Wajak, sementara wilayah lainnya di Kabupaten Malang cenderung berawan.
Potensi Udara Kabut Pekat di Kota Batu
Wilayah Kota Batu mengawali siang hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan kondisi cuaca yang bervariasi, yakni antara cerah, cerah berawan, dan berawan pada Rabu (5/8/2026).
Namun, potensi penurunan jarak pandang akibat kabut patut diwaspadai mulai petang hari. Fenomena udara kabut diprakirakan mulai turun menyelimuti Kecamatan Batu sejak pukul 17.00 WIB.
Memasuki malam hari pukul 20.00 WIB hingga Kamis (6/8/2026) dini hari pukul 22.00 WIB, seluruh kawasan Kota Batu yang meliputi Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo diprediksi kompak diselimuti udara kabut pekat secara merata. Kondisi cuaca tersebut berangsur berawan di Bumiaji dan Junrejo pada pukul 23.00 WIB dengan suhu udara minimum mencapai 13 hingga 15 derajat Celsius.
Konteks dan Catatan Redaksi
Prakiraan cuaca harian yang dirilis oleh BMKG Juanda merupakan bagian dari upaya penyedia data meteorologi resmi untuk memberikan perlindungan serta kesiapsiagaan informasi bagi masyarakat. Informasi cuaca menjadi sangat krusial bagi daerah dataran tinggi seperti Malang Raya yang kerap mengalami perubahan suhu ekstrem serta munculnya kabut tebal pada petang hingga malam hari.
Ketepatan pantauan cuaca sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang terbatas, terutama bagi pengendara yang melintasi jalur berbukit dan berpegunungan. Pengendara diimbau untuk tetap waspada, menjaga jarak aman kendaraan, dan menyalakan lampu kabut saat melintasi wilayah rawan kabut.
👁 517 kali dibaca










