Ribuan jamaah yang menjalani proses administrasi, pemeriksaan kesehatan,
pembekalan, hingga masa tunggu keberangkatan membutuhkan dukungan fasilitas
yang beroperasi optimal. Seluruh layanan tersebut ditopang oleh pasokan listrik yang andal, mulai dari sistem penerangan, pendingin ruangan, sarana informasi, hingga fasilitas kesehatan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan
bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan terbaik guna mendukung
penyelenggaraan ibadah haji yang lancar dan nyaman.
“Keandalan listrik memiliki peran penting dalam menunjang pelayanan jamaah selama berada di Asrama Haji. Karena itu, PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal agar jamaah dapat mempersiapkan keberangkatan dengan
tenang dan nyaman” ujar Andy Adcha.
Sebagai langkah antisipasi, PLN melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jaringan
distribusi, gardu, serta peralatan pendukung yang menyuplai kawasan Asrama Haji
Jakarta. Pemantauan juga dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan listrik etap stabil selama masa operasional haji berlangsung.
Andy Adcha menambahkan bahwa kesiapan kelistrikan merupakan bagian dari
kontribusi PLN dalam mendukung agenda nasional dan pelayanan publik. “Kami ingin memastikan seluruh proses pelayanan jamaah berjalan tanpa hambatan
kelistrikan. PLN siap siaga menjaga keandalan pasokan listrik sehingga setiap tahapan pelayanan dapat berlangsung secara optimal” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Kramat Jati, Eka Panji Saptaprasetya, menjelaskan
bahwa personel teknik disiagakan selama 24 jam dengan dukungan peralatan
operasional dan sistem cadangan untuk mengantisipasi potensi gangguan.
“Kami telah melakukan pengecekan menyeluruh pada jaringan tegangan menengah
dan rendah, gardu distribusi, serta memastikan seluruh peralatan pendukung siap
beroperasi. Tim siaga juga melakukan pemantauan secara berkala agar pasokan listrik yang menyuplai Asrama Haji tetap andal selama masa keberangkatan jamaah,” ujar Eka Panji.










