MEDIARAKYAT.co.id – Babinsa Desa Lanta Serka Khairudin bersama jajaran anggota Koramil 1608-03/Sape menggelar patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (9/8/2026) malam. Kegiatan pengawasan terpadu ini dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan aparat pemerintah desa setempat serta warga sekitar untuk memastikan kawasan pemukiman warga tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif.
Rangkaian kegiatan pemantauan situasi wilayah yang dimulai sejak pukul 20.05 WITA tersebut menyasar sejumlah pemukiman padat warga serta titik-titik lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul atau tongkrongan para pemuda. Dalam pelaksanaan patroli malam ini, sebanyak dua personel dari jajaran Koramil 1608-03/Sape bergerak secara langsung bersama tiga orang aparat desa dan enam warga masyarakat setempat.
Rombongan patroli gabungan tersebut tiba di titik lokasi pemantauan Desa Lanta, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 20.15 WITA untuk mencermati secara langsung perkembangan kondisi keamanan di lingkungan sekitar. Penyisiran lokasi ini ditujukan guna mengamati dinamika situasi sekaligus mendeteksi secara dini timbulnya hal-hal yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga pada waktu malam.
Antisipasi Konflik Sosial dan Konsumsi Minuman Keras
Usai melakukan pemantauan awal di beberapa titik sasaran, petugas memberikan imbauan langsung terkait kamtibmas kepada masyarakat yang ditemui pada pukul 20.20 WITA. Edukasi ini disampaikan untuk memperkuat kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan menghindari segala bentuk perselisihan yang dapat memicu terjadinya pertengkaran maupun perkelahian massal.
“Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga ketertiban lingkungan dan menjauhi konsumsi minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional, khususnya di kalangan generasi muda,” kata Babinsa Desa Lanta Serka Khairudin, Minggu (9/8/2026).
Selain menekankan larangan konsumsi minuman keras sebagai salah satu pemicu konflik emosional, petugas siskamling turut mengimbau para pengguna jalan agar tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan. Aksi berkendara tanpa mengindahkan keselamatan tersebut dinilai sangat meresahkan warga sekitar, membahayakan keselamatan pengemudi itu sendiri, serta berisiko tinggi mengganggu para pengguna jalan lainnya.
Kondisi Lingkungan Aman dan Kondusif
Setelah seluruh imbauan dan pesan keamanan disampaikan secara langsung, personel Koramil 1608-03/Sape melanjutkan penyisiran dan pemantauan situasi di seputar kawasan desa binaan hingga pukul 21.15 WITA. Kegiatan ini difokuskan untuk mengamati secara saksama setiap sudut area pemukiman agar lingkungan warga benar-benar terbebas dari potensi gangguan keamanan.
Seluruh rangkaian aktivitas patroli siskamling di wilayah hukum setempat kemudian berakhir secara resmi pada pukul 21.20 WITA. Berdasarkan pemantauan akhir yang dilakukan aparat bersama warga, situasi keamanan di seluruh kawasan desa binaan dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat aman, tertib, dan kondusif.
Konteks dan Dampak Patroli Lingkungan
Pelaksanaan patroli Siskamling secara terpadu yang melibatkan sinergi antara jajaran TNI, pemerintah desa, dan elemen masyarakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat siskamling berbasis komunitas. Kehadiran aparat di tengah pemukiman menjadi sarana efektif untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sosial sejak awal, sekaligus memutus mata rantai timbulnya aksi kriminalitas di wilayah perdesaan.
Dampak jangka panjang dari penggiatan siskamling ini adalah terbangunnya kesadaran kolektif masyarakat dalam memelihara lingkungan yang aman dan harmonis secara mandiri. Sosialisasi mengenai bahaya minuman keras serta imbauan tertib berlalulintas diharapkan dapat menciptakan iklim kemasyarakatan yang tertib, aman, dan tenteram di Kecamatan Sape serta Lambu secara berkelanjutan.
👁 425 kali dibaca










