MEDIARAKYAT.co.id β Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 telah mendorong perputaran ekonomi daerah. Kegiatan ini meningkatkan penjualan produk UMKM, makanan, minuman, serta aktivitas usaha di warung kopi dan kafe.
Berdasarkan laporan dari sejumlah kepala daerah, kegiatan nobar selama satu bulan terakhir memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Peningkatan penjualan produk dan layanan UMKM terlihat signifikan selama acara tersebut berlangsung.
βNobar Piala Dunia ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi daerah,β ujar Maman Abdurrahman pada Senin (25/7/2026).
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini bisa menjadi contoh bagaimana acara olahraga internasional dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor UMKM.
Kegiatan nonton bareng yang tersebar di berbagai wilayah ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, yang semakin meningkatkan animo terhadap produk-produk lokal. Hal ini mengindikasikan potensi besar yang bisa digali dari sinergi antara acara besar dan promosi UMKM.
Dalam konteks yang lebih luas, acara Piala Dunia 2026 ini telah menunjukkan bagaimana sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa saling mendukung untuk mencapai tujuan ekonomi yang lebih besar. Dengan mengintegrasikan kegiatan olahraga dan promosi UMKM, diharapkan akan ada dampak jangka panjang yang positif bagi perekonomian nasional.
Fakta menunjukkan bahwa acara-acara besar, seperti Piala Dunia, dapat memberikan dorongan yang signifikan terhadap ekonomi lokal dan nasional. Ini penting karena sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan kegiatan semacam ini dapat membantu mereka menjadi lebih kompetitif dan berkelanjutan.
π 153 kali dibaca










