Home / Politics / Jarak Pandang 800 Meter, Bandara SSK II Lepas 4 Pesawat – Media Rakyat

Jarak Pandang 800 Meter, Bandara SSK II Lepas 4 Pesawat – Media Rakyat

MEDIARAKYAT.co.id – General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Achmad memfasilitasi keberangkatan empat pesawat yang berhasil lepas landas secara aman pada Selasa (25/8/2026) pagi, meskipun jarak pandang di kawasan bandara sempat terbatas di kisaran 800 hingga 1.000 meter akibat selimut kabut asap.

Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru tersebut dilaporkan tetap berlangsung normal sejak operasional resmi dibuka pada pukul 06.00 WIB. Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa seluruh pergerakan pesawat udara di landasan pacu berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti meskipun kondisi udara dilaporkan tertutup asap.

Pengelola bandara terus memantau pergerakan visual dan kondisi cuaca di sekitar wilayah Pekanbaru secara intensif guna memastikan keselamatan moda transportasi udara. Meski ketebalan asap membatasi pandangan, kesiapsiagaan operasional armada penerbangan dijaga ketat oleh seluruh personel yang bertugas di lapangan.

Penerapan Standar Keselamatan dan SOP Penerbangan

Pihak otoritas bandara menegaskan bahwa pelaksanaan penerbangan di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas tetap berpegang teguh pada aturan teknis dan keselamatan nasional.

“Alhamdulillah operasional Bandara SSK II pagi ini berjalan lancar. Mulai beroperasi sejak pukul 06.00 WIB dengan jarak pandang 800–1.000 meter. Hingga saat ini empat pesawat telah lepas landas,” ujar General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, Selasa (25/8/2026).

Achmad menjelaskan bahwa pihak manajemen bandara terus meningkatkan kesiapsiagaan menyusul kondisi asap yang mulai tampak menyelimuti kawasan Pekanbaru. Seluruh rangkaian kegiatan penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dipastikan tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) dan regulasi keselamatan penerbangan yang berlaku ketat.

“Kami sejak asap mulai memberi isyarat Pekanbaru selalu siap siaga. SOP dalam dunia penerbangan diatur dan kami mengikuti regulasi yang ada,” kata Achmad, Selasa (25/8/2026).

Harapan Peningkatan Jarak Pandang di Bumi Lancang Kuning

Manajemen bandara memproyeksikan kondisi jarak pandang dapat membaik seiring meningkatnya suhu dan pergerakan udara menjelang siang hari. Dengan membaiknya visibilitas udara, aktivitas penerbangan dinilai dapat berlangsung lebih optimal dan lalu lintas udara dari serta menuju Provinsi Riau dapat berjalan tanpa kendala.

“Semoga semakin siang jarak pandang terus meningkat dan secepatnya segera menghilang dari Bumi Lancang Kuning,” ujar Achmad, Selasa (25/8/2026).

Selain mengandalkan aspek teknis dan mitigasi di lapangan, pengelola bandara juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar ikut mendoakan kelancaran aktivitas penerbangan di Pekanbaru.

“Kami mohon doa agar Allah SWT selalu memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap penerbangan, demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Riau,” kata Achmad, Selasa (25/8/2026).

Konteks Keamanan Operasional Aviasi

Secara teknis, penanganan operasional penerbangan pada kondisi jarak pandang terbatas memerlukan koordinasi presisi antara otoritas bandara, pengatur lalu lintas udara, dan awak pesawat. Penurunan jarak pandang hingga batas 800 hingga 1.000 meter menuntut kepatuhan mutlak terhadap instrumen navigasi serta batasan operasional aman. Menjaga kelancaran konektivitas udara di kawasan Pekanbaru dan Provinsi Riau secara umum amat krusial bagi mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi daerah, sehingga penerapan SOP keselamatan secara konsisten menjadi fondasi utama dalam menghadapi potensi gangguan cuaca maupun kabut asap.

👁 408 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *