Home / Politics / BMKG Rilis Peringatan Udara Kabur – Media Rakyat

BMKG Rilis Peringatan Udara Kabur – Media Rakyat

MEDIARAKYAT.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi fenomena udara kabur hingga kabut pekat yang diprediksi melanda wilayah Malang Raya pada Senin (10/8/2026). Perubahan kondisi cuaca tersebut disertai dengan penurunan suhu udara yang signifikan hingga menyentuh 12 derajat Celsius di kawasan dataran tinggi, sehingga warga setempat maupun wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi cuaca di Kota Malang pada pagi hingga sore hari diprakirakan dominan cerah tanpa potensi guyuran hujan. Cakupan wilayah yang meliputi Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, hingga Sukun akan menikmati kondisi langit yang bersahabat untuk aktivitas luar ruangan sepanjang siang hari.

Kendati demikian, fenomena perubahan cuaca mulai terjadi pada malam hari, tepatnya sekitar pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB. Wilayah Kecamatan Lowokwaru diprediksi mulai dihampiri fenomena udara kabur yang berpotensi mengurangi jarak pandang secara dramatis. Sementara itu, wilayah kecamatan lainnya di Kota Malang cenderung berawan hingga cerah berawan, sebelum akhirnya kembali cerah menjelang Selasa dini hari. Suhu di area perkotaan ini berada pada kisaran 19 hingga 29 derajat Celsius.

Kondisi Cuaca Dingin Ekstrem di Kota Batu

Masyarakat serta wisatawan di Kota Batu yang mencakup Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo juga diimbau memperlihatkan kewaspadaan ekstra terhadap penurunan suhu udara. Cuaca cerah berawan pada pagi hari di kawasan wisata pegunungan ini diprediksi mengalami perubahan drastis saat memasuki petang hari.

Di Kecamatan Bumiaji, fenomena udara kabur diprakirakan mulai menyelimuti wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WIB. Puncak perubahan cuaca akan terjadi mulai pukul 20.00 WIB hingga Selasa dini hari, di mana seluruh kawasan Kota Batu diprediksi bakal tertutup kabut pekat dan udara kabur dengan suhu berkisar antara 14 hingga 24 derajat Celsius.

“Kondisi udara kabur hingga kabut/asap diprakirakan terjadi di kawasan Ampelgading, Dampit, Jabung, Lawang, Ngantang, Poncokusumo, Singosari, dan Wajak mulai sore hingga malam hari,” tulis pernyataan resmi BMKG Juanda dalam rilis prakiraan cuaca harian, Senin (10/8/2026).

Ancaman Kabut Pekat di Kabupaten Malang

Peringatan cuaca terketat ditujukan untuk wilayah Kabupaten Malang, khususnya yang berada di kawasan dataran tinggi serta lereng pegunungan. Meskipun suasana pagi hingga siang hari didominasi kondisi cerah berawan, kawasan Ampelgading terpantau konsisten diselimuti perawanan tebal sepanjang hari.

Ketika hari beranjak sore hingga malam, ancaman udara kabur serta kabut pekat diprediksi bakal mengintai para pengguna jalan yang melintas di jalur-jalur utama maupun alternatif. Rentang suhu udara di Kabupaten Malang berada pada tingkat terendah yang sangat dingin, yakni mencapai 12 derajat Celsius, dengan suhu maksimum berada pada angka 29 derajat Celsius.

Panduan Keselamatan Kendaraan Saat Cuaca Kabur

Guna mengantisipasi risiko kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang yang terbatas, masyarakat dan para pengguna jalan yang beraktivitas pada malam hari diminta meningkatkan kehati-hatian. BMKG Juanda mengimbau pengemudi kendaraan bermotor untuk senantiasa menjaga jarak aman antar-kendaraan serta menyalakan lampu utama atau lampu kabut selama berkendara.

Catatan Redaksi: Pentingnya Kewaspadaan Cuaca Pegunungan

Fenomena penurunan suhu mendadak dan kemunculan udara kabur di wilayah Malang Raya merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang kerap melanda wilayah dataran tinggi. Penurunan suhu hingga 12 derajat Celsius tidak hanya berdampak pada kenyamanan beraktivitas, tetapi juga memicu potensi gangguan kesehatan seperti penurunan daya tahan tubuh jika tidak terlindungi dengan pakaian hangat yang memadai.

Secara jangka panjang, pemantauan terhadap perubahan cuaca ekstrem ini sangat krusial bagi keselamatan sektor transportasi darat dan kelancaran pariwisata daerah. Tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan di Malang Raya memerlukan kepekaan bersama terhadap imbauan resmi dari pihak berwenang guna menekan angka risiko bahaya di jalan raya saat fenomena cuaca buruk berlangsung.

👁 128 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *