Home / Politics / BMKG Imbau Kabut Tebal – Media Rakyat

BMKG Imbau Kabut Tebal – Media Rakyat

MEDIARAKYAT.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan prakiraan cuaca kawasan Malang Raya yang berpotensi mengalami terik di siang hari dan diselimuti kabut tebal sejak Jumat (7/8/2026) malam hingga Sabtu (8/8/2026) dini hari. Fenomena perubahan cuaca harian ini diperkirakan berdampak pada penurunan jarak pandang di sejumlah kawasan dataran tinggi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Kondisi cuaca di Kota Malang pada siang hari didominasi penyinaran matahari terik dengan kondisi langit yang relatif bersih. Wilayah yang meliputi Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun diperkirakan menikmati cuaca cerah mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Memasuki malam hari sekitar pukul 18.00 WIB hingga 19.00 WIB, atmosfer di wilayah perkotaan ini cenderung tenang dengan kondisi langit cerah. Namun, pola cuaca berubah saat memasuki pukul 20.00 WIB hingga dini hari, di mana gumpalan kabut tebal mulai turun dan menyelimuti sebagian wilayah kota.

“Memasuki malam hari pukul 18.00 WIB hingga 19.00 WIB, kondisi cuaca di seluruh wilayah kota diperkirakan tetap tenang dengan langit cerah berhias bintang,” tulis laporan resmi bmkg juanda pada Jumat (7/8/2026).

Perubahan cuaca berupa munculnya kabut tebal di Kota Malang diprediksi meluas di Kecamatan Blimbing, Klojen, Lowokwaru, dan Kedungkandang. Sementara itu, Kecamatan Sukun diprakirakan tetap mempertahankan kondisi cerah. Suhu udara di Kota Malang sendiri berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius.

Penyebaran Kabut di Kabupaten Malang dan Kota Batu

Wilayah Kabupaten Malang juga menunjukkan variasi pola cuaca yang serupa. Sebagian besar area seperti kawasan pesisir selatan di Kecamatan Bantur dan Donomulyo menikmati cuaca cerah sepanjang siang hari. Sebaliknya, wilayah Ampelgading, Dau, Kasembon, Ngantang, Poncokusumo, dan Pujon diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan.

BMKG Juanda mencatat pembentukan kabut di Kabupaten Malang dimulai dari Kecamatan Ampelgading sejak pukul 17.00 WIB. Selepas pukul 20.00 WIB hingga Sabtu dini hari, kabut tebal meluas ke belasan kecamatan lainnya, meliputi Dampit, Dau, Jabung, Karangploso, Kasembon, Lawang, Ngantang, Pagelaran, Pakis, Poncokusumo, Pujon, Singosari, Tirtoyudo, Tumpang, dan Turen.

Sementara di Kota Batu, cuaca cerah hingga cerah berawan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB. Penurunan kabut di kota wisata ini dimulai dari Kecamatan Bumiaji pada pukul 17.00 WIB, kemudian meluas ke Kecamatan Batu mulai pukul 20.00 WIB.

Menjelang Sabtu dini hari, seluruh wilayah Kota Batu yang mencakup Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo diprediksi tertutup kabut tebal secara merata. Wilayah ini mencatatkan suhu terendah di Malang Raya, yaitu berkisar antara 13 hingga 28 derajat Celsius.

Imbauan Keselamatan BMKG untuk Pengendara

Melihat adanya perubahan suhu dan penurunan jarak pandang yang signifikan, BMKG Juanda mengimbau para pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati. Penurunan jarak pandang akibat fenomena kabut tebal berpotensi menimbulkan risiko pada lalu lintas, terutama bagi kendaraan yang melintasi jalanan di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga disarankan untuk menjaga stamina dan kondisi tubuh. Perbedaan suhu udara yang mencolok antara siang hari yang terik dan malam hari yang dingin berselimut kabut memerlukan penyesuaian fisik agar kondisi kesehatan tetap terjaga.

Catatan Redaksi: Konteks dan Dampak Fenomena Cuaca

Prakiraan cuaca harian yang dirilis lembaga meteorologi memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan transportasi dan aktivitas masyarakat di wilayah perbukitan seperti Malang Raya. Perubahan suhu udara dari rentang 31 derajat Celsius pada siang hari hingga turun mencapai 13 derajat Celsius di malam hari memicu penurunan suhu permukaan yang berdampak pada pembentukan kabut. Penyampaian informasi cuaca secara berkala membantu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalur rawan serta membantu warga mempersiapkan diri terhadap perubahan kondisi lingkungan sekitar.

👁 786 kali dibaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *