Home / Politics / Korem 072/Pamungkas Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit – Media Rakyat

Korem 072/Pamungkas Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Prajurit – Media Rakyat

MEDIARAKYAT.co.id –

YOGYAKARTA — Komando Resor Militer (Korem) 072/Pamungkas menegaskan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan operasional, serta disiplin prajurit guna menghadapi dinamika ancaman global yang kian kompleks. Penekanan ini menjadi poin utama dalam amanat Panglima TNI yang disampaikan pada Upacara 17-an bulan Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (19/10/2026) ini dilaksanakan di Lapangan Upacara Makodam XXVI/Mataram, Yogyakarta. Upacara dipimpin oleh Kasiter Korem 072/Pamungkas, Kolonel Czi Bambang Setyo Triwibowo, S.E., M.Han., yang membacakan amanat tertulis dari Panglima TNI. Adapun penyelenggara upacara kali ini adalah Denzibang 2/IV Yogyakarta.

Sebanyak 200 personel menghadiri prosesi tersebut, yang terdiri dari para Dan/Ka Satdisjan Korem 072/Pamungkas, perwira, bintara, tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Korem 072/Pamungkas. Sementara itu, Kapten Arm Ikhwan, Pasi Pamops Korem 072/Pamungkas, bertindak sebagai Komandan Upacara.

Adaptasi Teknologi dan Ancaman Global

Dalam amanatnya, Panglima TNI menggarisbawahi bahwa perkembangan geopolitik dunia saat ini membawa tantangan baru yang signifikan. Munculnya konflik bersenjata, perang informasi, hingga lompatan teknologi pertahanan seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), penggunaan drone, dan peperangan elektronika menuntut setiap prajurit untuk mampu beradaptasi dengan cepat.

Oleh karena itu, penguatan soliditas antarmatra, penguasaan teknologi terbaru, kemampuan deteksi dini, serta kecepatan dalam mengambil tindakan menjadi prioritas utama. Hal ini dianggap krusial agar TNI tetap relevan dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang mungkin timbul.

Modernisasi Alpalhankam dan Ketahanan Nasional

Selain aspek sumber daya manusia, Panglima TNI menekankan bahwa modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) harus berjalan beriringan dengan kesiapan personel. Para komandan satuan diinstruksikan untuk memastikan seluruh perlengkapan dan prajurit dalam kondisi siap operasional, baik untuk menjalankan operasi militer maupun dalam aksi penanggulangan bencana alam.

Lebih lanjut, TNI diharapkan tidak hanya fokus pada pertahanan fisik, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat ketahanan wilayah. Hal ini mencakup dukungan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional, serta pengawalan terhadap berbagai program prioritas pemerintah guna memastikan stabilitas nasional tetap terjaga.

Integritas dan Disiplin Prajurit

Terkait pembinaan personel, Panglima TNI memberikan peringatan keras mengenai pentingnya menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Prajurit dan ASN TNI dilarang keras terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, perjudian daring (online), penipuan, pemerasan, tindak kekerasan, maupun penyalahgunaan kewenangan.

“Segala bentuk aktivitas ilegal yang dapat merusak kehormatan institusi serta mengikis kepercayaan masyarakat harus dihindari sepenuhnya,” tegas amanat tersebut.

Sebagai penutup, para komandan satuan diminta untuk menjadi teladan bagi anggotanya melalui pengawasan melekat dan peningkatan kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit beserta keluarganya. Dengan demikian, TNI diharapkan dapat terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *